Jumat, 25 Maret 2016

Makalah Tinjauan Pustaka

BAB I
PENDAHULUAN

1.1       Latar Belakang


Penulisan karya ilmiah merupakan salah satu kegiatan pokok di perguruan tinggi, temasuk di Fakultas Dakwah dan Usluhuddin ini. Namun dalam penulisan karya tulis ilmiah, tidak serta merta di tulis tanpa ada aturan yang terkait. Kita ingat bahwa karya tulis ilmiah adalah karya yang ditulis berdasarkan prosedur-prosedur ilmiah. Oleh karena itu, dosen pembimbing memberikan tugas makalah tentang tata cara penulisan ilmiah kepada semua mahasiswa termasuk makalah ini, yang memberikan penjelasan tentang tinjauan pustaka.

Setiap penelitian ilmiah akan banyak bersandarkan dan bergantung kepada kepustakaan. Dan seperti yang dimaklumi bahwa hasil penelitian yang sudah ada belumlah bersifat final. Artinya masih terbuka kesempatan bagi orang lain untuk mengoreksi dan bila perlu menguji hasilnya agar ada kesempurnaan. Untuk dapat mempersoalkannya harus betul-betul mendalami mengenai tulisan-tulisan dari kepustakaan.[1]

1.2       Rumusan Masalah

Mengingat masih rendahnya pengetahuan kami, maka kami sengaja merumuskan secara lebih mendasar tentang tinjauan pustaka ini. Yaitu :
a.    Apa pengertian tinjauan pustaka ?
b.    Apa tujuan penulisan tinjauan pustaka ?
c.    Bagaimana cara penyusunan tinjauan pustaka ?







BAB II
PEMBAHASAN

2.1     Pengertian Tinjauan Pustaka

Tinjauan pustaka atau disebut juga kajian pustaka ( literature review ) merupakan sebuah aktivitas untuk meninjau atau mengkaji kembali berbagai literatur yang telah dipublikasikan oleh akademisi atau peneliti lain sebelumnya terkait topik yang akan kita teliti.[2] Dalam rangkaian proses penelitian, baik sebelum, ketika atau setelahmelakukan penelitian, peneliti biasanya diminta untuk menyusun tinjauan pustaka umumnya sebagai bagian pendahuluan dari usulan penelitian ataupun laporan hasil penelitian.Menyusun sebuah tinjauan pustaka sama halnya dengan menyarikan berbagai hasil penelitian terdahulu untuk mendapat gambaran tentang topik atau permasalahan yang akan diteliti sekaligus untuk menjawab berbagai tantangan yang muncul ketika memulai sebuah penelitian[3]
Namun demikian, satu hal yang perlu diingat adalah bahwa tinjauan pustaka bukan sekedar sebuah tulisan diskursif yang berisi daftar sejumlah publikasi atau penelitian terdahulu yang ditulis berurutan secara deskriptif semata. Tinjauan pustaka juga bukan sekedar laporan yang  berisi rangkaian simpulan atas berbagai literatur yang telah dibaca dalam topik terkait. Lebih dari itu, sebuah tinjauan pustaka seyogyanya merupakan sebuah tulisan yang mampu memaparkan tema dan mengidentifikasi trend, termasuk teori-teori yang relevan. Oleh karenanya, dalam menyusun tinjauan pustaka, peneliti tidak hanya berusaha untuk membuat daftar tentang semua publikasi dan penelitian terkait tetapi harus sekaligus dapat melakukan sintesis dan evaluasi terhadap berbagai publikasi dan penelitian tersebut seusai dengan permasalahan dalam penelitian yang akan dilakukan.[4] Dengan menyusun tinjauan pustaka seperti ini, maka peneliti berupaya untuk dapat mengintegrasikan apa saja yang telah dikatakan atau dilakukan oleh peneliti lain sebelumnya, mengkritisi hasil penelitian atau publikasi ilmiah yang ada, dan menjembatani berbagai area topik terkait, ataupun mengidentikasi isu utama dalam bidang terkait.[5]
Uraian di atas menunjukkan bahwa tinjauan pustaka diperlukan untuk memberikan pemantapan dan penegasan tentang ciri khas penelitian yang hendak dikerjakan. Ciri khas sebuah penelitian akan tampak dengan menunjukkan bahwa buku-buku, artikel, skripsi, tesis hingga disertasi yang ditelaah belum atau tidak menjawab persoalan yang diajukan oleh peneliti. Dengan demikian, tinjauan pustaka memiliki  manfaat yang besar bagi calon peneliti untuk menelusuri lebih jauh apa yang akan dipermasalahkan dan bagaimana penelitian yang akan ia lakukan dapat mengisi kekosongan karena belum adanya penelitian serupa yang dilakukan sebelumnya.[6]
2.2     Tujuan Tinjauan Pustaka
Ada banyak sekali pendapat-pendapat tentang tujuan tijauan pustaka. Drs. Colid Narbuko memberikan pernyataan tentang tujuan tinjauan pustaka  yaitu :
a.    Memperdalam pengetahuan tentang masalah yang akan diteliti sehingga dapat melakukan kontrol.
b.    Menegaskan kerangka teoretis yang menjadi landasan jalan pemikiran peneliti.
c.    Mempertajam konsep-konsep yang digunakan sehingga memudahkan perumusan hipotesisnya (teori).
d.    Menghindari terjadinya pengulangan suatu penelitian sehingga dapat dihindari pemborosan mengenai waktu, tenaga dan biaya.[7]

Kami juga menemukan tujuan tinjauan pustaka secara lebih sedernana, yaitu untuk menginformasikan kepada pembaca tentang hasil-hasil penelitian terdahulu. Gunanya adalah untuk mendukung topik penelitian yang akan kita lakukan. Seperti menghubungkan penelitian dengan literatur yang ada, mengisi celah-celah dalam penelitian sebelumnya, dan kita dapat meyediakan kerangka kerja dan tolak ukur untuk mempertegas pentingnya penelitian tersebut dengan membandingkan hasil-hasil penelitian yang lain.[8]
2.3     Cara Penyusunan Tinjauan Pustaka
Sebelum kita menyusun tinjauan pustaka, kita harus menentukan topik penelitian. Topik penelitian adalah pokok permasalahan dari suatu penelitian atau sebagai tema pokok dari suatu penelitian. Ada beberapa cara agar dapat memperoleh pemahaman mengenai topik penelitian. Seperti :
a.    Menulis judul yang jelas
b.    Topik akan menuntun dan memberikan petunjuk atas apa yang akan kita teliti dan merancang judul yang baik terlebih dahulu sebelum menulis penelitian.
c.    Membuat sejelas mungkin dan menghindari pernyataan-pernyataan yang berlebihan dan memastikan bahwa judul tersebut sudah mencakup topik utama penelitian.[9]

Setelah kita mengetahui topik penelitiannya, maka kita mulai menyusun tinjauan pustaka. Adapun langkah langkah menyusun tinjauan pustaka adalah sebagai berikut :

a.    Mencari kata kunci ( key words ) penelitian.
b.    Mengunjungi perpustakaan untuk materi-materi referensi ( seperti jurnal-jurnal dan buku-buku).
c.    Membaca sepintas sekumpulan artikel dan bab-bab dalam buku yang memang relefan dengan topik penelitian. 
d.    Pengumpulan bahan seperti data base terkomputerisasi. Data base gratis adalah google schoolar.
e.    Membuat peta literatur. Peta literatur merupakan sejenis gambar visual yang menampilkan pengelompokan literatur berdasarkan topik penelitian. Peta inilah yang nantinya akan menggambarkan bagaimana penelitian tersebut akan memberikan kontribusi pada literatur-literatur yang ada.
f.     Memberi petunjuk gaya ( style manual) menyediakan arahan – arahaan bagi para peneliti untuk menulis penelitian bergaya akademis seperti format yang konsisten dalam mengutip referensi, seperti menggunakan catatan kaki atau catatan perut, membuat judul, menyajikan tabel dan gambar serta menggunakan bahasa yang tidak diskriminatif. Landasan utama dalam melakukan tinjauan pustaka adalah menggunakan gaya referensi yang tepat dan konsisten.[10]





























BAB III
PENUTUP

3.1     Kesimpulan

Dari beberapa uraian ini, dapat kita simpulkan bahwa pengertian tinjauan pustaka adalah meninjau kembali berbagai literatur yang telah di publikasikan oleh peneliti lain sebelumnya terkait topik penelitian yang akan kita teliti.

Tujuan dari tinjauan pustaka adalah untuk menginformasikan kepada pembaca tentang penelitian-penelitan terdahulu. Hal ini berguna untuk menunjang topik penelitian yang akan kita teliti. Seperti menghubungkan penelitian dengan literatur yang ada, mengisi celah-celah dalam penelitian sebelumnya, agar kita terhindar dari terjadinya pengulangan suatu penelitian yang dapat menyebabkan pemborosan mengenai waktu, tenaga dan biaya.

Proses penyusunan tinjauan pustaka adalah :

a.    Mencari topik penelitian.
b.    Mencari kata kunci penelitian.
c.    Mencari referensi.
d.    Membaca dan mengumpulkan literatur yang memang relefan dengan topik penelitian kita.
e.    Membuat peta literatur.
f.     Memberi petunjuk gaya. Seperti catatan perut dan catatan kaki.













3.2     Daftar Pustaka
a.    Drs. Cholid Narbuko, Drs. H. Abu Achmadi, Metodologi Penelitian, PT Buni Aksara, Jakarta, 2012, hlm 139-140

b.     (Taylor &Procter 2010: 1-2). Yang dikutip oleh Titien Diah Soelistyarini pada file pdf, Pedoman Penyusunan Tinjauan Pustaka dalam Penelitian dan Penulisan Ilmiah, Universitas Airlangga.  


c.     (Shavelson & Towne 2002: 144). Yang dikutip oleh Titien Diah Soelistyarini pada file pdf Pedoman Penyusunan Tinjauan Pustaka dalam Penelitian dan Penulisan Ilmiah, Universitas Airlangga.

d.     (Cooper 1998: 3) Yang dikutip oleh Titien Diah Soelistyarini pada file pdf Pedoman Penyusunan Tinjauan Pustaka dalam Penelitian dan Penulisan Ilmiah, Universitas Airlangga.


e.    Titien Diah Soelistyarini pada file pdf, Pedoman Penyusunan Tinjauan Pustaka dalam Penelitian dan Penulisan Ilmiah, Universitas Airlangga.
 
f.     Ramita Hapsari, dalam vidionya yang di unggah di youtube, Menyusun Tinjauan Pustaka Penelitian Komunikasi.mp4

g.    (Wilkinson dalam creswell, 2009 : 38.) Yang dikutip oleh Ramita Hapsari, dalam vidionya yang di unggah di youtube, Menyusun Tinjauan Pustaka Penelitian Komunikasi.mp4















[1] Drs. Cholid Narbuko, Drs. H. Abu Achmadi, Metodologi Penelitian, PT Buni Aksara, Jakarta, 2012, hlm 139-140
[2] (Taylor &Procter 2010: 1). Yang dikutip oleh Titien Diah Soelistyarini pada file pdf Pedoman Penyusunan Tinjauan Pustaka dalam Penelitian dan Penulisan Ilmiah, Universitas Airlangga.  
[3] (Shavelson & Towne 2002: 144). Yang dikutip oleh Titien Diah Soelistyarini pada file pdf Pedoman Penyusunan Tinjauan Pustaka dalam Penelitian dan Penulisan Ilmiah, Universitas Airlangga.
[4] (Taylor & Procter 2010:2). Yang dikutip oleh Titien Diah Soelistyarini pada file pdf Pedoman Penyusunan Tinjauan Pustaka dalam Penelitian dan Penulisan Ilmiah, Universitas Airlangga.
[5] (Cooper 1998: 3) Yang dikutip oleh Titien Diah Soelistyarini pada file pdf Pedoman Penyusunan Tinjauan Pustaka dalam Penelitian dan Penulisan Ilmiah, Universitas Airlangga.
[6]Titien Diah Soelistyarini pada file pdf, Pedoman Penyusunan Tinjauan Pustaka dalam Penelitian dan Penulisan Ilmiah, Universitas Airlangga.  
[7] Drs. Cholid Narbuko, Drs. H. Abu Achmadi, Metodologi Penelitian, PT Buni Aksara, Jakarta, 2012, hlm 139-140
[8] Ramita Hapsari, dalam vidionya yang di unggah di youtube, Menyusun Tinjauan Pustaka Penelitian Komunikasi.mp4
[9] Wilkinson dalam creswell, 2009 : 38. Yang dikutip oleh Ramita Hapsari, dalam vidionya yang di unggah di youtube, Menyusun Tinjauan Pustaka Penelitian Komunikasi.mp4
[10] Ramita Hapsari, dalam vidionya yang di unggah di youtube, Menyusun Tinjauan Pustaka Penelitian Komunikasi.mp4

3 komentar: